SDIT Firdaus Gelar Cooking Class Serentak, Kelas 5 Olah Nasi Gurih hingga Es Jeruk untuk Perkuat Karakter TEGAS
Mengusung tema "Belajar Memasak, Mandiri, Kreatif, serta Memahami Makanan Halal dan Bergizi", kegiatan ini dirancang bukan sekadar ajang mencoba resep baru. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana praktis untuk menginternalisasi nilai-nilai karakter TEGAS (Takwa, Energik, Giat, Amanah, dan Santun) yang menjadi ciri khas lulusan SDIT Firdaus.
Integrasi 8 Dimensi Profil Lulusan dan 7 KAIH
Dalam pelaksanaannya, setiap aktivitas memasak diintegrasikan dengan 8 Dimensi Profil Lulusan (seperti keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi) serta 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Melalui pembagian tugas kelompok, siswa belajar berkolaborasi (Dimensi Kolaborasi), mengambil keputusan saat menakar bumbu (Penalaran Kritis), dan berkreasi dalam menyajikan hidangan (Kreativitas). Sementara itu, aspek kebersihan dan pemilihan bahan makanan yang halal serta bergizi menanamkan nilai Takwa dan Kesehatan. Sikap Santun juga terpancar saat siswa bekerja sama, menghargai pendapat teman satu kelompok, dan berbagi hasil masakan.
Aksi Kelas 5: Nasi Gurih, Ayam Crispy, dan Es Jeruk
Setiap kelas mendapatkan tantangan menu yang berbeda sesuai dengan tingkat keterampilan mereka. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah aksi para siswa kelas 5. Dengan mengenakan celemek dan topi koki yang lucu, mereka tampak antusias mengolah bahan-bahan mentah menjadi hidangan istimewa.
Kelas 5 dipercaya untuk menyajikan menu lengkap: Nasi Gurih, Ayam Crispy, dan Es Jeruk.
"Kami belajar banyak hal hari ini. Mulai dari mencuci beras, memotong bumbu untuk nasi gurih, sampai melumuri ayam dengan tepung agar crispy. Ternyata memasak itu butuh kesabaran dan kerja sama," ujar salah satu siswa kelas 5 dengan bangga.
Para guru pendamping juga aktif memberikan arahan, memastikan setiap siswa terlibat aktif (Energik dan Giat) tanpa melupakan aspek keamanan dan kebersihan. Semangat kemandirian terlihat jelas ketika para siswa berusaha menyelesaikan tugasnya masing-masing, mulai dari menggoreng ayam hingga memeras jeruk segar untuk minuman.
Menumbuhkan Karakter Sejak Dini
Kepala SDIT Firdaus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang menyenangkan.
"Melalui Cooking Class ini, kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang mandiri. Nilai-nilai TEGAS kami tanamkan dalam setiap prosesnya. Mulai dari niat memasak karena Allah (Takwa), bekerja dengan semangat (Energik dan Giat), menyelesaikan tugas dengan tuntas (Amanah), serta berinteraksi dengan sopan selama kegiatan (Santun)," ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.10 hingga 14.10 WIB ini ditutup dengan sesi makan bersama. Para siswa menikmati hasil karya mereka sendiri, sebuah pengalaman yang tidak hanya mengenyangkan perut tetapi juga menguatkan jiwa dan karakter mereka sebagai generasi penerus yang tangguh.